Selasa, 26 Mei 2009

Tips Mencari Drum Second/Bekas

Menentukan 1 set drum atau bukan sebetulnya sangat mudah, ada 2 buah tom-tom, 1 buah floor, 1 snar, 1 basskick, 3 buah tiang penyangga cymbal ( hihat, crash dan ride ) dan terakhir 1 buah single pedal. Anda sudah bisa membedakan mana drum dan mana peralatan cukur.

Ukuran drum yang standar (umum) tentunya bisa dipilih mana ukuran custom atau mana ukuran standar. Ukuran standar terdiri dari 1 buah bass kick ukuran 22 inch, 2 buah tom-tom ukuran sebelah kiri 12 inch dan sebelah kanan 13 inch, ukuran snare adalah 14 inch dan ukuran untuk floor tidak lain adalah 16 inch.

Untuk membeli drum bekas yang berkualitas dan yang benar-benar anda inginkan, ada beberapa hal yang harus diketahui ;

Harganya: Tidak perlu heran jika meskipun drum bekas, harganya bisa termasuk cukup "mahal" karena bisa saja anda memilih drum yang original alias asli. Untuk drum bekas merk China seperti Rolling atau Prolink harganya berkisar antara 2 juta sampai 2,2 juta, kumplit. Dalam arti kumplit dengan cymbal dan jok drum. Dan merk cymbal minimal cymbal bawaannya atau jenis cymbal baja/putih. Pastikan kelengkapannya satu merk satu dengan yang lainnya atau bahasa Jerman-nya "teu sisirangan".

Untuk merk yang ternama seperti pearl, sonor, premier, TAMA, ludwig. Start harga terendah dan harga ini sulit untuk ditemukan adalah harga kisaran 3,5 juta ke atas! Itupun tanpa cymbal kalau membeli drum bekas dari toko.

Kelasnya:Untuk dunia drum bekas, merk rolling, prolink, hurricane, phill collins, e-te-ce adalah kelasnya sama, tergantung dari mulus tidaknya body, lengkap tidaknya instrument "standard"-nya.

Merknya: untuk mengetahui merknya, biasanya bisa dilihat pada ; pedal, body tom, body floor, body bass kick, body snare tertulisan merk yang sama. Keaselian merk juga bisa dilihat dari plat merknya tersebut. Pearl atau Rolling ? Rolling atau TAMA ? jangan sampai maksud hati memberli TAMA apa daya Rolling didapat.

Dan jangan lupa, coba buka head drum, untuk menyentuh kayu bagian dalam. Rasakan dengan tangan anda, lembab atau tidak. Takutnya adalah drum tersebut pernah terkena air akibat banjir misalnya. Dan biasanya untuk merk - merk yang mahal, kayu bagian dalam sangat halus dan tidak kasar "handfill"nya.

Mencari drum bekas yang murah, mulailah dengan menjelajah dari studio rental ke studio rental, dari club satu ke club lainnya, atau bahkan dari instansi pemerintah yang sudah bosan dengan peralatan musiknya ke instansi pemerintah lainnya. mmhh.. bisa saja kan ? atau tips lainnya untuk mencari drum bekas adalah; perbanyaklah berkenalan di antara pemilik studio rental.(dari berbagai sumber)


Sumber dari : gallerysecond.com


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar